Terkait Kilang, DPRD Dorong Pemkot Bontang Lobi Ulang ke Pusat

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris

TIMUR. Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengaku kecewa dengan penundaan rencana pembangunan Gross Root Refinery (GRR) atau kilang Bontang.

Read More

Kekecewaan politisi Gerindra ini dikarenakan perjuangan Pemkot Bontang untuk menyambut mega proyek ini cukup besar. Bahkan pemerintah sudah mewujudkan payung hukum untuk memuluskan proyek pengerjaan kilang, seperti Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang tuntas walau memakan waktu cukup lama, yakni 3 tahun.

“Kita sudah senang menyambut investasi ini, harus kerja keras menyiapkan segala kebutuhan demi proyek ini. Tapi tertunda,” ujar Agus Haris.

Selain itu, Pemerintah juga telah membentuk tim khusus percepatan pembangunan kilang Bontang, karena menurut dia Bontang sangat tepat menjadi lokasi pembangunan. Pasalnya infrastruktur di Bontang telah siap, seperti pasokan listrik dan industri migas milik Badak LNG.

Namun pihaknya tetap berharap proyek ini tetap dibangun di Bontang, karena hingga saat ini Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembangunan kilang Bontang belum dicabut.

“Masih ada harapan, dan semoga saja pembangunan kilang tetap di Bontang,” tandasnya.

Agus Haris menilai, pembangunan kilang akan berdampak sangat baik bagi Bontang, terutama dalam hal tenaga kerja.

“Kami akan dorong Pemkot Bontang melakukan komunikasi ulang pembangunan kilang, karena hal itu sangat ditunggu masyarakat, terutama para tenaga kerja. Apalagi timsus-nya sudah dibentuk,” pungkasnya. (*)

Related posts